Posted in Cat Warna, Rupa-rupa

Membuat Komposter Pot: Cerita di Baliknya

Cerita di balik tugas komposter ini. Awalnya saya merasa ragu-ragu, apakah bisa mengerjakan atau tidak. Karena jadwal pekan-pekan pertama Ramadhan benar-benar padat, pergi pagi-pulang malam, alhamdulillah. Kapan pula saya ada waktu untuk mencari pot dan lain-lain? Continue reading “Membuat Komposter Pot: Cerita di Baliknya”

Advertisements
Posted in Cat Warna, Rupa-rupa

Membuat Komposter Pot di Rumah

Membuat komposter pot di rumahLebih tepatnya untuk saya, di kosan ya hehe.

Alhamdulillah sudah sekitar empat pekan saya bergabung di What’sApp group (selanjutnya disebut WAG) Jurnal Belajar Zero Waste yang diampu oleh bu ‘Dini’ Dian Kusuma Wardhani. Setiap pekan kami mendapatkan materi bergizi tentang belajar meminimalkan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Kurikulumnya meliputi kesadaran tentang nyampah, pengelolaan sisa bahan organik dan anorganik, bahkan nyerempet ke Konmari dan Foodprep. Continue reading “Membuat Komposter Pot di Rumah”

Posted in Cat Warna, Jogja

Kajimu: Semoga Jarak ke Tanah Suci Kian Dekat

Selama kuliah di Jepang saya sudah sering mendapatkan info dan cerita dari para senior ttg haji dan umrah langsung dari Jepang. Ditambah perbandingannya dgn berangkat dari Indonesia: ngga pake antre, sudah termenej dgn baik, tapi minus pembimbing jadi kudu belajar dulu sendiri (katanya sih, cmiiw). Beberapa kali juga mantengin brosurnya, sambil menggumam kapan yaa bisa berangkat haji/umrah..karena salah satu syarat peserta haji perempuan dari Jepang sejak bbrp tahun terakhir lebih ketat: kudu bareng mahram/suami. Lah, saya kan udah jelas didiskualifikasi kalo gitu ^^ (etapi waktu itu blm adaniat kuat jg sih hmm)

Continue reading “Kajimu: Semoga Jarak ke Tanah Suci Kian Dekat”

Posted in Cat Warna

Satu Atap Lima Madrasah: Sudah Siapkah Engkau?

buku-satu-atap-lima-madrasah.jpg
sumber gambar: google

Bismillah,

“Andai saya boleh mengulang sedikit waktu sebelum menjadi orang tua, saya ingin sekali dapat memperdalam Al-Qur’an dan hadits”

Kiki Barkiah dalam “Satu Atap Lima Madrasah”, halaman 161

Saya ingin coba membuat review buku “Satu Atap Lima Madrasah” walaupun mungkin kurang lengkap (maaf yaa hehe). Continue reading “Satu Atap Lima Madrasah: Sudah Siapkah Engkau?”

Posted in Rupa-rupa

Anak-anak Sejuta Bintang

“..Hayo, coba tiga kali lima berapa? Kalian kelas berapa sih sekarang?”

“Kelas tiga! ..Ehm..(berpikir sejenak)… dua puluh?”

“Dua puluh?! Coba dihitung lagi, tiga kali empat kan dua belas, kalau tiga kali lima berarti dua belas ditambah tiga kan..? Nah, dua belas ditambah tiga berapa?”

“Hm.. enam belas ya, Miss?”

“…..”

Perkenalkan, inilah les-lesan Sejuta Bintang milik kakak sepupu saya, dilengkapi guru-guru perempuan yang biasa dipanggil Miss. Murid-murid Sejuta Bintang berasal dari sekolah-sekolah pinggiran daerah sekitar Dadaprejo dan Dau dengan berbagai tingkat kelas dari SD hingga SMP. Jam belajar di Sejuta Bintang dimulai dari pukul 4 sore hingga maghrib. Dan inilah saya, terserah bagaimana kalian memanggil saya, freshgraduate yang baru saja dipanggil Miss oleh anak-anak.

Disclaimer: Saya tidak tahu nama les-lesannya apa, jadi saya namakan sendiri Sejuta Bintang sesuai kisah di dalamnya.

Continue reading “Anak-anak Sejuta Bintang”

Posted in Cat Warna, Rupa-rupa

Pesan dari Ibu Atase Pendidikan

“Jangan stres dipendam sendiri..”

“Menjaga komunikasi yang baik dengan sensei itu sangat perlu..”

Kutipan kalimat pembuka dari bu Alinda F.M Zain, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo dalam kunjungannya menengok ‘anak-anaknya’ di kampus Nagoya University. Kalimat yang juga menunjukkan sebagian respon beliau setelah mendengar beberapa kasus yang menimpa mahasiswa Indonesia di kampus kami.

Continue reading “Pesan dari Ibu Atase Pendidikan”