Posted in Telaga

Tentang Jihad

“…”

“..ya, saya pikir kita ni ada jihad-nya sendiri-sendiri. Saya diberi suami yang senang diajak ke masjid. Seperti waktu tu tarawih senang, itikaf juga senang, tapi justru itu saya rasa saya malah malas ke mesjid. Ade saja urusan ni urusan itu. Jihad saya melawan diri sendiri.

tapi, lepas tu saya lihat kak Si. Mau ke masjid saja masyaAllah perjuangannya.. dugaannya ada di suami. Tak bisa setiap hari pergi. Tapi semangatnya masyaAllah..

memang, tiap orang ada dugaannya masing-masing. Maka dari itu saya pikirnya kalau saya dapat suami yang senang ke masjid, harusnya ibadahnya lebih semangat ya..”

*dugaan=cobaan, ujian

**senang=suka

Ya, dan setiap yang kita perjuangkan untuk-Nya, insyaa Allah tak ada yang sia-sia belaka.

tumblr_nikynukask1u2z9nko1_500
image source: here

~~

Being (so far) the youngest among them, I like to be a listener. By listening to their conversations, I learned a lot about life, about dealing with Allah, family, or friends.. and yeah sometimes about shopping tips 😉

Geng ibu-ibu masjid, semoga Allah memberkahi mereka ❤

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s