Posted in Tuna Wisma

Anak Anjing Laut

Dulu, pas jaman saya masih bawa popok kemana-mana. Bohong. Maksudnya, ketika saya masih kisaran TK hingga SD, tiap kali menonton film kartun saya nggak pernah protes. Hati saya juga jarang protes.

Baru-baru ini, saya suka ngeri pas nonton film kartun yang jauh dari logika dan nggak berhubungan dengan sains. Kemarin saya nonton Go! Go! Goma-chan di E-Tv NHK sembari menunggu jam makan malam. Dan rasanya ngeri, melihat Goma-chan, si anak anjing laut yang harusnya tinggal di laut malah dibawa ke mana-mana oleh teman-teman manusianya. Ke pemandian air panas, dimandiin dengan sabun mandi, terpeleset di kamar mandi, digendong-gendong di tengah panas terik matahari musim panas,…duh. Untung saja film tersebut hanya berdurasi 15 menit. Mana tega!

Kemarinnya lagi, saya nonton Song of the Sea untuk pertama kali. Bagian dari film ini menceritakan tentang anjing laut juga meski jelmaan. Tapi saya lebih nggak tega waktu lihat si Ben, ketika anak itu dibawa menyelam bersama anjing-anjing laut hingga ke dasar laut untuk mengambil mantel Saoirse. Dasar lautnya jauh banget!

Pikir saya, kenapa film kartun setega itu sih?

Ah ya tapi kalau dibikin logis semuanya, habis sudah imajinasi anak-anak dan film kartunnya.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

5 thoughts on “Anak Anjing Laut

      1. Jgn dibawa seriyus, neng 😀

        Kaya pas titin liatin puisi ank SD yg udh bisa dibilang kerenlah, etapi trs temen nanggepin serius: “tapi tin menurutku puisi itu yg ada mkna tersembunyi dan bahasanya g jelas.”

        Helo? Itu ank SD yg bikin. Mana ada itu bersayap2 kya org dewasa. Rupanya lupa dia klo yg lg dibahas ank kecil 😀

        Like

        1. Iyah mbak titin. Cuma setelah sampe di umur segini jd mikir: seharusnya film2 kartun jg bisa digunakan sbg ajang mendidik, bukan ngajak berimajinasi doang.
          Tapi mungkin memang gt ya, sblm ceramahin anak ttg gmn seharusnya anjing laut diperlakukan, dibikin seneng dulu si anaknya dgn bawa anjing laut alih2 popok ke mana2 haha

          Like

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s