Posted in Telaga

Kamu, dan Janji untuk Kembali

27836showing
image source: here

Meski aku tahu ini terdengar seperti omong kosong,

Aku tahu, kamu begini beberapa jam saja. Aku tahu kamu pantang putus asa. Bukankah putus asa itu teman setan? Begitu katamu.

Aku tahu kamu tak berniat lari masalahmu. Beberapa jam, bahkan menit lagi kamu akan kembali. Lagipula, katamu masalah itu selalu lebih kecil dari Tuhanmu. Bukankah begitu?

Aku tahu, kamu yang paling tahu jalan kembali. Kembalinya kamu, pulangnya kamu yang pertama pada Tuhanmu, lalu keluarga, lalu temanmu. Tuhan yang bisa terhubung kapan saja, di mana saja, tak perlu koneksi internet yang stabil, tak perlu akun sosial media, atau nomor darurat. Karena Tuhanmu di Arsy sana Mahatahu. Benar kan?

Aku tahu hatimu lapang, luas, seluas samudera. Demikian lapang untuk menerima apapun dalam dirimu, temanmu, keluargamu, dan takdir..

Aku tahu, kau tahu kekuatanmu. Katamu, tak terpatahkan. Katamu, itu bukan karena dirimu, tapi datangnya dari Tuhanmu. Duh, dia Mahakuat lagi Mahabaik.

dan,

dan aku tahu kamu pantang melanggar janji,

dan kamu janji segera kembali.

 

 

 

 

 

ketika kamu tahu harus segera kembali.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.