Posted in Hujan-Panas

me, minder, dan random

btw, punya rasa minder yang kebangetan itu agak menyulitkan langkah untuk bergerak. jadi, jangan ditiru ya haha

-Tyani, dalam blog post-nya.

Saya tahu saya minderan, dari dulu.

Saya selalu nervous dan otomatis jadi gagap pas ngomong (terutama kalo pas pake bahasa asing) di depan banyak orang, sampai-sampai orang gak ngerti saya ngomong apaan. Begitu juga pas eksperimen dilihatin sensei (sampai sensei akhir-akhir ini tahu beliau harus jaga jarak berapa meter buat ngamatin kerjaan saya).

Penelitian saya gak mulus; si sel peliharaan kena kontaminasi berkali-kali (yang orang lain jarang ngalamin) sampe rasanya hampir nangis pas terakhir kali minta sel (lagi) ke sensei, ekspresi protein of interest saya rendah banget sampe butuh at least 3 minggu kerja ngumpulin+1 atau 1,5 minggu processing hingga dapat data. Dan datanya, honestly belum bagus sampe sekarang.

Saya jarang stay di lab sampe malem kalo nggak ada kerjaan. Nggak kayak orang-orang yang stay (12 hrsx5 days) + few hrs in weekends. Satu fakta yang pernah bikin saya nggak enakan to the max dan akhirnya ngabur dari lab suatu ketika. Saya tahu ini absurd banget

Saya susah paham (lebih tepatnya susah ingat dengan detail) sesuatu kalo cuma dicontohin sekali-dua kali. Butuh berkali-kali sampe bosen, man.

Saya susah (mungkin pake banget): bersosialisasi, ngobrol sama orang baru, diajak having fun yang gaul-gaul, ngobrol asik, apalagi lah. Yang pasti saya bukan teman yang katanya asik.

Saya… ah, nggak tahu lah mau gimana lagi. Hari ini saya nggak ke lab karena belum siap (selain karena gak enak badan sih). Belum siap nunjukin presentasi penuh ketidakpedean saya ke sensei. Presentasi yang jauh dari perfect. Yang saya masih bingung mau ngomong apa dan nyampaiin gimana. Malu-maluin banget deh.

Saya..

Tapi saya sedang berusaha. Percayalah. I’m trying, I’m gaining my confidence. Bismillah.

Dan sekarang lagi inget-inget memori kalo dulu pernah bikin presentasi yang memuaskan.

It’s okay to make mistake, it’s okay to be stupid for a moment, it’s okay..to change. Isn’t it? 🙂

 

 

Jadi intinya.. I’m studying the structure to know it’s function, right? #masihngenyakinindirisendiringapaingwnelitiini #segitugapedenyagwketemusensei #padahlsenseibaik #marisabarsebentar #f-o-k-u-s

 

 

*betewe, makasih Tyani!

 

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

6 thoughts on “me, minder, dan random

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s