Posted in Nippon

Setsubun, Hari Doraemon Makan Sushi

setsubun.jpg
Terjemahan tulisan di cover tersebut kira-kira begini: Ehomaki sushi Doraemon tahun 2016. Tahun ini (menghadap ke arah) timur-tenggara (gak tahu maksudnya apa, bahasa Inggrisnya sih “south-southeast” gt). Dokumen pribadi.
Setiap tanggal 3 atau 4 Februari di Jepang dirayakan Setsubun 節分 (literally means: seasonal division) yang menandai hari terakhir musim dingin sekaligus sehari sebelum musim semi. Penentuan tanggal 3 atau 4-nya didasarkan pada penanggalan bulan Jepang. Nah, tahun ini setsubun jatuh pada tanggal 3 Februari kemarin. FYI, setsubun tidak termasuk ke dalam hari libur nasional, tapi tetap banyak dirayakan terutama di kuil-kuil dan tempat perbelanjaan tentu saja 😉

Nah, pada hari tersebut ada beberapa ritual yang umumnya dilakukan, di antaranya: melempar biji-biji kacang sambil berseru, “Oni wa soto! Fuku wa uchi! (Devils out, happiness in)”

Selain itu, ada juga ritual makan ehomaki sushi, sushi gulung yang belum dipotong (jadi ukurannya lumayan besar ya), sambil menghadap ke arah tertentu yang dipercaya akan membawa keberuntungan. Arah yang dituju pun berbeda tiap tahunnya.

Selain kuil, tentu saja tempat yang paling ramai dengan iklan setsubun adalah supermarket. Kebetulan, tanggal 3 yang lalu saya menemani seorang ibu-ibu berbelanja. Tampaklah di bagian makanan siap saji terdapat banyaaaak sekali variasi ehomaki sushi. Salah satu yang menarik bagi saya tentu saja ehomaki sushi dengan cover Doraemon. Wuih, bahkan tokoh terkenal ini dijadikan agen penarik minat juga. Aih, jadi mengkhayal kalau di Indonesia dijual ketupat-ketupat lebaran dengan cover si Unyil (tanpa mata haha) 😀

Dan hari itu, di tengah-tengah acara berkeliling mengamati ehomaki sushi dan mencari diskonan, si ibu yang saya temani nyeletuk,

“Oh lagi setsubun. Orang-orang makan sushi sambil ngadep ke mana gitu. Eh tapi, jangan ditiruin loh ya!”*

Hoho, siap bu!

 

 

*sebagai muslim, kami diperbolehkan toleransi dengan agama dan budaya lain asal tidak bertentangan dengan akidah kami. Kalau sudah begini (percaya dengan datangnya keberuntungan karena makan sushi dengan cara tertentu), tentu sudah tidak bisa kami ikuti lagi.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s