Posted in Nippon

Hisashiburina Yuki

Walaupun udah yang kesekian kalinya, tetap aja momen pertama si yuki datang tuh pasti..norak. Yep, akhirnya si yuki (salju) datang juga! Sempat pesimis bisa ngerasain salju di tahun terakhir, tapi alhamdulillah kesampaian juga walaupun nggak ke Hokkaido (ingat berhemat!!) :”)

Berhubung (hampir) semua orang udah posting di fb dan instagramnya, aku posting di sini saja.

IMG_7439
suasana dari jendela kosan di shubuh hari, pukul setengah enam pagi.

Selama tiga setengah tahun di Jepang, tiap kali memasuki musim dingin aku selalu bertanya pada diri sendiri: tanda-tanda si dia (yuki) bakal datang gimana sih?

Sejauh ini kalau di Nagoya, yang paling terasa adalah hawa dingin yang lebih dingin dari sebelum-sebelumnya. Kalau biasanya aku nahan-nahan nggak menyalakan heater/penghangat ruangan di siang/sore hari, kalau udaranya udah sedingin itu biasanya aku jadi sok-sok nggak peduli sama tagihan listrik. Menyalalah itu heater listrik.

Tanda yang lain adalah angin kencang yang suaranya aja bikin ngeri serasa jadi aktor/akris di film horor. Walaupun bukan angin puting beliung, tapi suaranya memang horor, bergemuruh di mana-mana (kecuali yang tahun ini sih).

Musim dingin di Nagoya tuh tidak selalu tiap hari bersalju. Kalaupun salju datang biasanya yah mampir-mampir aja sebentar seperti orang nginap di hotel 1-3 hari, udah. Bisa jadi di masa lalu lebih lama mampirnya? Aku nggak tahu, karena pas itu berarti aku belum ada di Nagoya.

IMG_7441
Pemandangan ketika matahari sudah agak naik. Habis salju terbitlah terang..

Nah, tanda terakhir yang lebih jelas dan lebih bisa dipercaya daripada yang udah kusebutkan lagi adalah…

IMG_7440
Weather forecast biasanya rajin mengabarkan kalau-kalau si yuki bakal datang.

Tapi…namanya juga perkiraannya manusia, ada melesetnya juga. Tahun ini saja si yahoo weather itu sudah berhasil bikin saya jadi “liar (pembohong)”. Pekan lalu memang yahoo agak-agak nggak konsisten: turun salju nggak turun salju. Dan gara-gara itu, teman sebebangkuku di lab mencak-mencak tadi pagi. Katanya, cucian dia ketumpuk salju semua gara-gara aku bilang hari rabu kemungkinan cerah menurut si yahoo. Yah siapa juga suruh percaya 😀

IMG_7442
Penampakan Nanzan University, tetangga dekat rumah.
IMG_7443 (1)
Kayak coklat fondue ya..?

Salju rasanya gimana sih?

Rasanya… aku nggak pernah makan. Tapi, tekstur yuki perawan (belum kotor/diinjak-injak) itu lembuut banget, bahkan lebih lembut daripada kakigori (es serut).

Kalau pernah merasakan musim dingin, pasti tahu ribetnya. Ribet pakai baju dobel-dobel, cari jaket yang hangat, cari ruang yang hangat, belum lagi aksesoris macam sarung tangan, syal, dan lain-lain. Alhamdulillah, selama di Jepang cari tempat yang hangat di musim dingin itu relatif mudah, seperti subway, mall, perpustakaan,.. Dan tetiba teringat gimana saudara-saudara kita di Syria sana, atau yang mungkin sedang luntang-lantung di Eropa, di mana-mana, kegigilan di tengah hujan salju dengan bekal seadanya.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s