Posted in Hujan-Panas

Kejutan di Seminar Virus

Sabtu, 7 November 2015

Alhamdulillah beberapa bulan yang lalu aku mendapatkan beasiswa tambahan dari sebuah yayasan, Daiko Foundation yang asli dari Nagoya. Satu dari beberapa hal yang diminta yayasan tersebut kepada para penerima beasiswa adalah datang ke seminar mereka di bulan November. Dan akhirnya, datanglah hari tersebut.

Hari itu, aku dan temanku melakukan kesalahan yang cukup fatal: datang terlambat dan tidak mencari tahu terlebih dahulu peta menuju lokasi seminar. Setelah ‘berkonsultasi’ dengan Google Maps dan bertanya pada beberapa orang, kami akhirnya berhasil menemukan tempat yang dimaksud. Tentu saja setelah berlari menyusuri jalanan di sekitar pusat perbelanjaan Sakae.

Sesampainya di sana, kami langsung dipersilakan masuk ke hall tempat diadakannya seminar. Ternyata, acara telah dimulai sejak beberapa menit sebelum kami datang. Karena tak ingin mengganggu hadirin yang duduk di barisan tengah, mau tak mau akhirnya kami langsung menuju barisan kursi kosong di bagian agak belakang. Beberapa saat setelah duduk dan menarik nafas, kami pun memperhatikan keadaan di sekitar kami.

Tara…

Hampir keseluruhan peserta adalah kakek-nenek! Kami tak melihat banyak pemuda-pemudi di sana, yah mungkin hanya hitungan jari-jari kami. Dari kursi tempatku duduk—yang notabene lebih tinggi dibanding kursi-kursi di depan kami—aku bisa melihat lautan rambut putih atau hampir putih di penjuru ruangan.

Apa ini… Aku nggak salah datang kan?

Banyak pertanyaan—selain isi materi dalam bahasa Jepang yang tak kumengerti—yang akhirnya berputar-putar di kepalaku. JMulai dari yang biasa sampai yang bernada sedikit meremehkan. Kakek nenek ini siapa? Apa mereka ini dulunya guru atau peneliti di universitas? Atau mereka dokter? Memangnya kakek-nenek mengerti bahasan soal virus ya? Duh padahal kalau ingat, aku pun sering bertemu kakek-nenek berambut putih yang berkeliaran di perpustakaan kampus bahkan lab. Profesorku di lab pun usianya sudah 67 atau 68 tahun ini. Kakek-kakek juga, tapi penelitiannya banyak!

Selama seminar berlangsung, aku berusaha untuk sepenuhnya memperhatikan seminar tersebut. Berbekal aplikasi kamus bahasa Jepang di tangan, aku berusaha mencerna kata-kata yang kuyakin pengejaannya. Secepat mungkin mencari di kamus, dan memilih yang ‘kira-kira’ paling sesuai dengan topik seminar. Sekaligus menerka inti slide presentasi yang ditayangkan di depan dengan bantuan beberapa keterangan berbahasa Inggris—yang sebenarnya tidak begitu terbaca karena keterbatasan mataku—yang dikutip presenter. Tapi ya..tetap saja banyak yang aku tak pahami! Rasanya ingin sekali meminta teman saya menerjemahkan, sayangnya kami akan jadi pengganggu kalau sampai begitu.

Sesekali ketika aku menyerah, aku mengalihkan perhatianku pada kakek nenek baik yang duduk di sekitarku, maupun jauh di depanku. Banyak dari mereka yang ternyata terkantuk-kantuk, sebagian bahkan tertidur pulas 🙂 Tapi, tak sedikit juga yang nampak sangat semangat. Mereka dengan serius mencatat apa saja yang disampaikan presenter—yang sebenarnya kakek-kakek juga, terkadang tertawa menanggapi kata-katanya. Ada juga yang disambi berdiskusi lamat-lamat dengan kawan di kanan-kiri.

Hal ini membuatku akhirnya berpikir, kalau aku sampai di usia mereka, kira-kira aku bakal ada di mana ya sekarang? Apa yang kulakukan?

Setelah seminar selesai, aku dan temanku membahas kakek-nenek tadi. Ternyata temanku itu juga pernah menemui hal yang sama ketika berpartisipasi di sebuah acara mengumpulkan buah kuri (Japanese chestnut), buah khas musim gugur. Pesertanya banyak terdiri dari kakek-nenek. Menurutnya, salah satu alasan banyak kakek nenek datang ke acara kumpul-kumpul dsb adalah karena mereka ingin beraktivitas dan bertemu orang lain agar tidak merasa kesepian.

 

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s