Posted in Hujan-Panas, Nippon

Invasi Lalat Buah dan Keluarganya

Kita harus berterima kasih ke tisu-tisu, sikat, lap, sama sarung tangan nih! Mereka udah berkorban buat kita. -Audrey

Beberapa hari ini kami kedatangan musuh no. 2 sekaligus paling menjijikkan di musim panas, lalat buah! Tidak hanya lalatnya, ternyata mereka datang sekampung bersama keluarga dan anak-anak yang masih bayi (baca: larva lalat alias belatung). Dari tiga musim panas, baru kali ini kami kecolongan. Alhamdulillah, Allah menciptakan manusia yang menciptakan cairan pemutih. Terbantu banget 😀

Musim panas di Jepang identik dengan…

miin miin miin

…suara Cicada (jenis serangga).

Dan tentu saja tidak kelewatan tamu-tamu lain yang rajin mampir.

Di musim yang lembap dan panas seperti ini tidak boleh lagi ada kata malas membereskan sampah, malas membersihkan saluran air, malas meletakkan sampah di tempat pengumpulan.. Karena sepekan saja dibiarkan, pekan berikutnya populasi serangga di rumah kita akan meledak luar biasa.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s