Posted in Hujan-Panas, Nippon

Jilbabku dari Autumn ke Summer

Bismillah,

Alhamdulillah, saya dapat universitas yang jumlah mahasiswa dan staf internasionalnya tergolong banyak. Otomatis, lingkungan kami bisa dikatakan ‘gak cupu-cupu’ amat dan relatif toleran dengan keragaman mahasiswa internasional. Tapi tetap saja, karena kami manusia-manusia minoritas selalu ada tanggapan-kenangan-pengalaman yang kalo diingat-ingat menggelikan juga 🙂

Dari musim ke musim
Gugur hingga menDingin
Tanggapan yang paling saya ingat di awal hidup saya di Jepang adalah pertanyaan teman saya, seorang warga negara Jepang yang lama tinggal di luar negeri. Waktu itu si cowok ini duduk tepat di depan saya dan seorang teman yang juga memakai jilbab. Tiba-tiba saja dia memutar badannya ke belakang, and said, “Don’t you feel hot?” sambil nunjuk-nunjuk kepala kami. 
Eh? “Kami udah biasa kok” berhubung tidak pernah dapat pertanyaan macam ini sebelumnya jadi agak kagok juga jawabnya.
“Nanti kalo musim panas bakal kepanasan loh.” lanjutnya sambil ketawa-ketiwi. Hihi, waktu itu saya nggak terlalu nganggep peringatan itu sampe…
bunga berSemi 
Musim semi tiba, selama peralihan musim dan sakura bermekaran, angin pun bertiup kencang. Seumur-umur di Jepang (padahal belum genap setahun) angin peralihan musim macam ini yang paling ngeri. Mengingatkan saya pada kejadian di halte bus ketika bertemu nenek-nenek. Kala itu si nenek menyapa, “Dingin ya? makanya kamu pake itu ya?” sambil nunjuk kepala saya.
“Hehe… hai.. hai..”
“Saya juga bawa kok, saya juga mau make ah” kemudian ia mengeluarkan semacam scarf kecil dan dililitkan ke kepalanya. Kesimpulannya? nggak semua orang di Jepang, pada kenyataannya ada juga yang nggak tau apa itu Islam, orang-orang berjilbab atau semacamnya. Yang mereka perhatikan adalah bahwa kami orang asing. Itu saja bagi sebagiannya.
Panas menyapa
Hampir sebelas bulan penuh saya di Jepang, dari musim semi hingga kini musim panas tiba. Dibanding bulan-bulan sebelumnya yang relatif sejuk hingga dingin, bulan panas tuh…panaas bangeeet #meleleh. Dan tentu dengan penampilan saya yang berpakaian panjang-tertutup jadi banyak pertanyaan yang sampai ke telinga saya. Pertanyaan paling umum bin paling sering adalah: Atsukunai? (gak panas?).
Dan jawaban yang paling sering dan (hampir) pasti kami lontarkan adalah:
(1) hehe..(senyum cengar-cengir kalo orang yang ngajak ngomong cuma sekedar tanya lalu pergi),
(2) Panas juga tapi, kami sudah terbiasa 🙂
Ada satu kejadian yang menarik di summer pertama ini. Jadi, sebagai murid internasional kami tetap berkewajian belajar bahasa Jepang setiap jam pertama. Nah suatu hari di kelas, sensei yang melihat saya kegerahan kemudian mendekati. Sensei yang sedari awal memegang kipas bilang, “Pasti gerah ya? ckckck…ayo saya kipasin” sambil ngipasin saya dari depan. Duh,ada-ada aja..
Intinya, secara umum apa yang ada dalam pikiran masyarakat Jepang maupun masyarakat internasional terhadap orang-orang berjilbab di musim panas adalah: Nih orang gak kepanasan apa? Panas, lembab begini pake baju panjang-panjang. Kami aja yang berpakaian begini (pendek bahkan ada yang minim) kepanasan banget –“. Dan jawabanku dalam hati: kepanasan sih iya, loh ini jujur loh, memang panas, tapi apa sih arti kepanasan macam ini dibanding ‘panas’ yang bakal kami rasakan karena melepas jilbab kami atau menukar baju kami dengan baju-baju pendek? 🙂

bersambung in syaa Allah, ternyata susah memulai nulis lagi 😐

Ditulis di pagi yang lembab. Proxy Friends Yagoto 302, home alone.

Advertisements

Author:

Pembelajar, ingin menjadi ibu plus guru keren di masa depan. Bercita-cita punya perpustakaan sendiri di mana anak-anak bisa belajar dan mendengarkan cerita seminggu sekali.

Kindly share your thoughts here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s