Bahagia: Bukan Tentang di Mana

Brasenose Lane
Brasenose Lane, October 2019

Sebagian ulama berkata,

“Engkau tidak akan bisa bahagia kalau hanya berpindah-pindah dari suatu negeri ke negeri yang lain sementara kesedihanmu engkau bawa.

Namun, berpindahlah dari satu perasaan menuju perasaan yang lebih baik, agar kamu bisa bahagia.”

Kutipan di atas aku dapatkan dari salah satu gambar di media sosial dengan akun @almizzi.

__

Jangan menunda bahagia, ya.

 

Besok sudah Sabtu (lagi), lalu Ahad (lagi), lalu Senin (lagi). Insyaallah. Tetap semangat, jangan lupa doa agar selalu bahagia 🌸

Pisang Asar Khas Maluku

Sudah sejak lama—sejak kunjungan ke Ambon—aku pingin nyobain pisang asar karena suami sering nyebut-nyebut itu. Qadarullah, saat itu pandemi dan kondisi kami kurang sehat. Kami enggak bisa wiskul, enggak enak juga mau merepotkan saudara-saudara di Ambon bikinin pisang asar.

Kemarin akhirnya suami bikinin pisang asar, tetap dengan aku yang harus browsing resepnya, wkwk. Dapatlah resep dari cookpad yang kami sesuaikan dengan selera kami biar enggak terlalu manis. Alhamdulillah, rasanya enaaak. Proses bikinnya pun ternyata mudah sekali,  biidznillah. Lanjutkan membaca “Pisang Asar Khas Maluku”

36 Minggu: Melahirkan di Oxford di Tengah Pandemi

Aku kembali ke Oxford di trimester terakhir kehamilan. Itu sekitar bulan Juli 2020, di kisaran waktu yang sama ketika aku pertama kali menjejakkan kaki di Inggris. Alhamdulillah, perjalanan lancar, aku sih merasa tidak ada gangguan berarti selama perjalanan meskipun dalam kondisi hamil tua. Cuman ya capek aja karena emang perjalanannya panjang. Lanjutkan membaca “36 Minggu: Melahirkan di Oxford di Tengah Pandemi”

Membuat Paspor Bayi di Inggris Dengan Layanan Jemput Bola

Alhamdulillah, akhirnya nak bayi punya paspor. Awalnya, kami berencana untuk membuat paspor langsung di KBRI London. Dengan asumsi angka kasus Covid-19 menurun. Qadarullah, makin parah ternyata. Walhamdulillah, ada teman yang memberi tahu bahwa ada layanan Jemput Bola dari KBRI London yang diadakan di beberapa kota, termasuk Oxford. Kami jadi bisa membuat paspor tanpa perlu bepergian ke London. Lanjutkan membaca “Membuat Paspor Bayi di Inggris Dengan Layanan Jemput Bola”

Renungan di Balik Semur Ayam

20210120_110728Tadi pagi aku masak semur ayam campur wortel dan parsnip karena stok dua jenis sayur itu kelewat banyak. Kali ini aku pakai resep semur dari Instagram @andrianda—resepnya akan kutulis di bawah—dengan sedikit penyesuaian dan tambahan. Ketika hampir selesai, aku icip. Wah, enak juga ya rasanya, alhamdulillah. Nah, sambil aduk-aduk dikit sekaligus beresin dapur itu aku mikir,

Aku kan sebenarnya udah masak sendiri sejak kuliah ya, udah pernah masak semur juga, tapi kok rasanya enggak pernah seenak ini? Kenapa rasanya masakanku tuh baru benar-benar layak makan setelah menikah? Setelah hampir 10 tahun mulai masak sendiri. Lanjutkan membaca “Renungan di Balik Semur Ayam”

Know When to Stop

Lagi masa-masa super insecure dengan apa-apa yg lewat di linimasa medsosku, dengan apa-apa yg gagal aku kerjakan padahal udah ada di daftar kerjaan, dengan rasa minder yg kadang tiba-tiba meninggi kayak hari ini dan hari-hari sebelum ini. Ketika salat mulai susah khusyuk, dengerin surat Al-Quran yg pernah kuhafal aja susah banget tadabburnya padahal ya enggak lagi ngapa-ngapain, paling sambil nyusuin. Sedih rasanya.

Lanjutkan membaca “Know When to Stop”

Kelas Daring

Sebenarnya pengin nulis cerita semasa hamil dan melahirkan. Pengin nulis reviu tentang dokter-dokter kandungan yang pernah kukunjungi di 3 pulau berbeda di Indonesia. Tapi, masih mikir-mikir. Perlu enggak ya?

Terus, hari ini ketika gulir-gulir linimasa Instagram nemu info kelas daring bareng dokter spesialis anak. Aku mikir-mikir, daftar kelasnya enggak ya? Pengin, tapi barusan daftar kelas dokter anak yang lain. Walaupun bahasannya agak beda.

Lalu seperti biasa, aku merasa semangat sekali pengin ngasih tahu info kelas itu ke teman-temanku yang sedang hamil. Tapi tiba-tiba teringat teman, seumuran, yang katanya udah ngecim Aim karena insyaallah anaknya cewek (eh penting enggak sih wkwk). Nah, si teman ini beberapa bulan lalu pernah tanya-tanya tentang periksa USG. Aku kasih tahu berbagai tempat dan harganya. Terus aku nyebutin salah satu dokter spesialis kandungan yang bagus di Malang. Tapi harga periksanya lumayan, sekitar Rp200.000 gitu. Dia berterima kasih, tapi terus beberapa hari kemudian waktu aku tanya-tanya lagi barulah ketahuan kalau dia sedang cari yang harga USGnya enggak sampai ratusan ribu. Iya, temanku itu ngerasa keberatan dengan harga periksa ke dokter kandungan. Dan bentar lagi dia akan melahirkan. Aku yang tadinya pengin share info kelas dokter anak pun urung. Terus jadi ngerasa gimana gitu..

Lanjutkan membaca “Kelas Daring”

Spageti Saus Daging dan Jamur

Bahagia ya ternyata bisa bikin saus daging buat spageti. Ternyata saya cuma perlu dorongan dikit dari luar (kalau mau beli ribet), punya bahan, dan lihat resep. 😀

Alhamdulillah, harga bahan makanan dari gandum di sini lebih murah daripada di Indonesia. Bahkan, kadang lebih murah daripada beli beras.

Lanjutkan membaca “Spageti Saus Daging dan Jamur”